Digital

Bagaimana POCARI SWEAT Melakukan Brand Storytelling Lewat Video Interaktif #KEJARBIRU

kejar-biru-pocari-sweat

Saat ini media semakin multiscreen, partisipatif dan kontekstual. Hal ini memaksa brand harus bisa stand out diantara yang lain. Mau tidak mau, brand harus menyesuaikan komunikasi mereka berdasarkan kebiasaan, pangsa pasar dan media baru untuk produk mereka.

Jadi apa brand harus lakukan? Apakah memposting visual content mereka saja sudah cukup? Seberapa pentingkah memasukkan storytelling dalam sebuah campaign?

“Marketing is no longer about the stuff you make, but about the stories you tell” – Seth Godin

POCARI SWEAT, sebuah brand minuman isotonik meluncurkan video interaktif #KEJARBIRU di Instagram untuk pertama kali di Indonesia dengan memasukkan unsur storytelling yang relevan dengan pangsa pasar mereka.

Video #KEJARBIRU bercerita tentang seorang cowok bernama Dion yang mendadak menemukan “rejeki ramadhan”. Bersama kedua sahabatnya yang konyol, Oot dan Ooy, Dion mencoba “mengejar” gadis yang bernama Biru. Tentu saja semua tidak mudah karena Biru ternyata jago lari.

Dion tidak patah arang, dan harus tetap melakukan kegiatan agar bisa mengejar Biru meskipun sedang puasa. Dalam video ini, POCARI SWEAT menyelipkan edukasi tentang pentingnya menjaga ION selama puasa sehingga tidak mudah dehidrasi dan menjadikan puasa lebih optimal serta tetap aktif selama bulan ramadhan.

 

A photo posted by POCARI SWEAT (@pocariid) on

 

Uniknya lagi, POCARI SWEAT mengajak fans untuk menentukan bagaimana jalan cerita #KEJARBIRU selanjutnya melalui mekanisme voting, menjawab pertanyaan quiz bahkan sampai pembelian produk. Video yang diluncurkan setiap jam 4 dini hari menawarkan interaksi langsung, sehingga fans ikut merasakan apa yang dialami oleh Dion saat mengejar Biru.

Pemilihan Sammaria Simanjuntak sebagai sutradara dan Joko Anwar sebagai produser #KEJARBIRU tentu saja bukan tanpa pertimbangan matang. Keduanya dikenal sebagai sineas yang cukup diperhitungkan dalam membuat film.

“Hanya dalam durasi 15 detik kami harus memikat hati konsumen untuk tetap ingin mengikuti cerita selanjutnya sekaligus bisa menyampaikan pesan edukasi, ini adalah tantangan tersendiri.” ujar Joko Anwar dan Sammaria Simanjuntak.

Hal ini juga diamini oleh Daniel Pieter, Head of Marketing Pocari Sweat.

“Dalam pembuatan #KEJARBIRU, kami sangat memikirkan konten cerita dan pengarahan filmnya, agar kami dapat mengemas edukasi ini dalam sebuah cerita film pendek yang memikat hati konsumen di Indonesia.” tutur Daniel.

Menurut Christoper Booker penulis buku “The Seven Basic Plot”, ada 7 alur cerita yang bisa digunakan untuk Brand Storytelling.

  1. Overcoming Monster : David vs Goliath
  2. Rags to Riches : Miskin jadi Kaya – Contoh: Cinderella
  3. Rebirth : Antagonis menjadi Protagonis – Contoh: Despicable Me.
  4. Voyage & Return : Protagonis pergi ke negeri antah berantah dan kembali dengan membawa pengalaman seperti film Finding Nemo.
  5. Tragedy : Protagonisnya menjadi tokoh penjahat karena suatu hal dan berakhir dengan hal yang berarti – contoh: Macbeth
  6. Comedy : Karakter humoris yang berakhir dengan bahagia
  7. The Quest : Seorang protagonis menghadapi kendala dan tantangan yang harus diatasi agar bisa mencapai tujuannya dan dibantu oleh teman-temannya.

Pemilihan alur The Quest dibumbui dengan Comedy membuat akun POCARI SWEAT di instagram meraup kenaikan jumlah followers lebih dari 201.63% ditambah jumlah likes mencapai 356% dan total kenaikan komentar dari fans sampai 2411% dibandingkan sebelum #KEJARBIRU diluncurkan.

POCARI SWEAT menggunakan dua akun instagram untuk melakukan digital campaign mereka ini: @PocariID untuk melihat video series #KEJARBIRU dan @kejarbiru  untuk informasi cara berpartisipasi dalam video interaktif tersebut serta hadiah apa saja yang diperebutkan.

Tertarik mengikuti jalan cerita Dion dan Biru di video serial instagram #KEJARBIRU? Simak di https://www.instagram.com/PocariID

Bagimana dengan brand anda? Sudah siap memasukkan unsur storytelling seperti yang dilakukan POCARI SWEAT dengan #KEJARBIRU?

Click to comment

Leave a Reply

Independent media yang menyuguhkan informasi seputar dunia advertising, digital, social media, Creative, PR, Mobile dan Marketing di Indonesia.

Copyright © 2013-17 Campaign Indonesia. A B29 Media Group.

To Top